SISTEM PENYELENGGARAANPENDIDIKAN DAN PENGAJARAN

 

 A. PERKULIAHAN

Perkuliahan diselenggarakan sesuai dengan penerapan sistem satuan kredit semester. Setiap mahasiswa di awal semester diberi kesempatan untuk merencanakan beban studi dengan petunjuk dosen penasehat akademik sesuai dengan indeks prestasi.ya,ng telah dicapai mahasiswa.

B. PENGERTIAN KREDIT SEMESTER

a. Pengertian Semester

Semester adalah satuan waktu terkecil untuk menyatakan lamanya suatu program pendidikan dengan lama sutu semester antara 18-19 minggu kerja.

b. Pengertian Program Semester

Pengertian Program semester adalah program satu jenjang lengkap dibagi ke dalam program-program semester dengan menyelenggarakan pendidikan dimana beban studi mahasiswa, beban kerja tenaga pengajar dan beban penyelenggara pendidikan dinyatakan dalam kredit.

c. Satuan Kredit Semester

Satuan kredit semester adalah satuan yang digunakan untuk menyatakan besarnya beban studi mahasiswa, besarnya pengakuan atas keberhasilan usaha kumulatif bagi suatu program tertentu, serta besarnya usaha untuk penyelenggaraan pendidikan bagi Universitas.

d. Pengertian Satu Kredit Semester (sks)

1. Nilai satu kredit semester untuk perkuliahan

a. Bagi Mahasiswa

  1. Selama 50 menit acara tatap muka tejadwal dengan tenaga pengajar, misalnya dalam bentuk kuliah.
  2. 60 menit kegiatan akademik terstruktur, yaitu kegiatan yang tidak terjadwal, tetapi direncanakan oleh dosen, misalnya dalam bentuk membuat pekerjaan rumah atau menyelesaikan soal-soal.
  3. Selama 60 menit acara kegiatan akademik mandiri, yaitu kegiatan yang harus dilakukan mahasiswa secara mandiri untuk mendalami, mempersiapkan suatu tugas akademik atau tujuan lain, misalnya dalam bentuk membuka buku rujukan.

b. Bagi Tenaga Pengajar

Selama 50 menit acara tatap muka terjadwal dengan mahasiswa. Selama 60 menit acara perencanaan dan evaluasi kegiatan akademik terstruktur. Selama 60 menit kegiatan pengembangan materi kuliah.

2. Nilai Satu Kredit Semester untuk Seminar

Untuk menyelenggarakan seminar yang didalamnya mahasiswa diwajibkan memberi penyajian pada suatu forum, pengertian suatu kredit semester sama seperti pada penyelenggaraan kuliah, yaitu meliputi acara tatap muka selama 50 menit per minggu.

3. Nilai Satu Kredit Semester untuk praktikum, kerja lapangan dan sejenisnya

Nilai satu kredit semester untuk praktikum, penelitian, kerja lapangan dan sejenisnya ditentukan sebagai berikut :

1. Praktikum di Laboratorium

Untuk praktikum di laboratorium nilai suatu kredit semester adalah beban tugas di laboratorium sebanyak 2-3 jam per minggu selama 1 (satu) semester.

2. Kerja Lapangan dan Sejenisnya

Untuk kerja lapangan dan sejenisnya, nilai untuk suatu kredit semester adalah beban tugas di lapangan sebanyak 4-5 jam perminggu selama 1 (satu) semester.

4 Nilai Satuan Kredit Semester untuk Penelitian, Skripsi dan sejenisnya

Untuk kegiatan penelitian, termasuk menyusun skripsi dan sejenisnya nilai satu kredit semester adalah beban tugas penelitian, termasuk menyusun skripsi dan sejenisnya nilai satu kredit semester adalah beban tugas penelitian sebanyak 3-4 jam per hari setara dengan 25 hari kerja per bulan.

C. BEBAN BELAJAR DALAM SEMESTER

Bahan belajar mahasiswa dalam semester ditentukan atas dasar rata-rata waktu kerja perhari dalam kemampuan individu. Pada umumnya orang bekerja rata-rata 6-8 jam selama 6 (enam) hari berturut-turut. Seorang mahasiswa dilain pihak dituntut untuk bekerja lebih lama sebab tidak saja ia bekerja pada siang hari tetapi juga pada malam hari kalau dianggap seorang mahasiswa diperkirakan memiliki waktu belajar selama 8-10 jam per hari atau 48-60 jam per minggu. Oleh karena itu jika suatu nilai kredit semester kiranya setara dengan 3 jam kerja untuk beban belajar mahasiswa akan sama dengan 16 - 20 kredit semester atau berkisar 18 kredit semester.

D. KEGIATAN PERKULIAHAN

Bagi mahasiswa, satu kredit semester perkuliahan adalah

  1. 50 menit tatap muka terjadwal dengan tenaga pengajar;
  2. 60 menit kegiatan akademik terstruktur, yaitu kegiatan yang tidak terjadwal, tetapi direncanakan oleh dosen, misalnya dalam bentuk membuat pekerjaan rumah atau menyelesaikan soal-soal;
  3. 60 menit kegiatan akademik mandiri yaitu kegiatan yang harus dilakukan oleh mahasiswa secara mandiri untuk mendalami, mempersiapkan atau tujuan lain suatu tugas akademik, misalnya membaca bahan acuan.

E. LAMA PERKULIAHAN

Dalam 1 (satu) tahun akademik terdiri dari 2 semester. Dalam satu semester tersedia 19 minggu, terdiri dari; 13 minggu kuliah, workshop atau kegiatan praktek, 2 minggu ujian mid semester, 2 minggu pengumpulan tugas yang mandiri, 2 minggu ujian semester.

1. BEBAN STUDI

Program S-1 beban studi antara = 145 sks

2. BATAS WAKTU STUDI

Program S-1 maksimum 10 semester (5 tahun)

3. PENGAMBILAN BEBAN STUDI

a. Tahap pertama, beban studi mahasiswa pada semester pertama sebanyak 18 sks

b. Semester berikutnya dihitung berdasarkan indeks prestasi semester sebelumnya. Pedoman penerapan beban studi.

IP Mahasiswa semester yg lalu Beban studi mahasiswa smst berikut
≥ 3,00 Maksimum 24 sks
2,50  -  2,99 Maksimum 21 sks
2,00  -  2,49 Maksimum 18 sks
1,50  -  1,99 Maksimum 15 sks
≤ 1,50 Maksimum 12 sks

c.Cara pengambilan beban studi pada semester berikutnya mahasiswa dibimbing oleh dosen Pembimbing Akademik

4. DOSEN PEMBIMBING AKADEMIK

Tugas / kewajiban dosen pembimbing akademik

a. Umum

  1. Membantu mahasiswa agar dapat mengembangkan sikap dan kebiasaan belajar yang baik
  2. Memberikan penjelasan tentang hal-hal mengenal minat bakat dan kemampuan akademiknya
  3. Membantu mahasiswa bimbingannya dalam mengenal minat bakat kemampuan akademiknya
  4. Memberikan motivasi kepada mahasiswa bimbingannnya agar mempunyai ketabahan atau kemampuan dalam menghadapi kendala akademiknya sehingga dapat menemukan sendiri pemecahan masalah
  5. Mendorong mahasiswa bimbingannya untuk membiasakan diri belajar dengan ulet dan tekun

b. Khusus

  1. Memberikan informasi tentang sistem pendidikan di perguruan tinggi
  2. Memberikan bimbingan tentang pengambilan mata kuliah baru dan penggantian mata kuliah
  3. Membantu mahasiswa merencanakan beban studi pada semester berikutnya
  4. Membicarakan hasil studi  mahasiswa bimbingannya pada semester berikutnya
  5. Melakukan monitoring aktivitas belajar
  6. Mengadministrasikan surat-surat keterangan yang berhubungan dengan mahasiswa bimbingannya (KRS, KPRS, KHS, Herregistrasi dan lain-lain)
  7. Memberikan alternatif-alternatif pemecahan masalah belajar dalam batas-batas wewenangnya
  8. Melaporkan perkembangan belajar dan kesulitan mahasiswa bimbingannya kepada pimpinan Fakultas dan atau Lembaga Bimbingan dan Konseling
  9. Mengadakan pertemuan khusus dengan mahasiswa bimbingan menjelang ujian dengan semester, dan akhir program
  10. Memberikan pertimbangan kepada ketua program studi bagi mahasiswa bimbingannnya, mengajukan permohonan penundaan kegiatan akademik.
  11.  Melakukan pertemuan khusus kepada mahasiswa bimbingannya, terutama bagi mahasiswa yang akan berakhir batas masa kuliahnya.

5. PERSYARATAN UNTUK MENGIKUTI KEGIATAN PENDIDIKAN

Mahasiswa  dapat mengikuti kegiatan pendidikan apabila terdaftar sebagai mahasiswa pada Semester berjalan dengan syarat sebagai berikut :

a. Mengisi dan menyerahkan KRS, KPRS pada semester berjalan

b. Membayar kewajiban-kewajiban keuangan semester berjalan dan penyelesaian   

     tunggakan­-tunggakan sebelumnya.

c. Syarat-syarat lain yang ditentukan oleh Universitas dan atau Fakultas.

6. PENUNDAAN KEGIATAN AKADEMIK

Dengan alasan karena kesehatan atau alasan lain yang dapat diterima. Mahasiswa dapat mengajukan permohonan penundaan akademik kepada Rektor.

Syarat Penundaan

  1. Harus terdaftar pada semester yang berjalan
  2. Batasan maksimum penundaan 4 semester, dengan ketentuan hanya boleh berturut­ turut dalam dua semester, kecuali tugas negara yang mana pada tempat tersebut tidak ada jurusan program studi yang sama atau sakit yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan studi sehingga dapat dipertimbangkan untuk penundaan kegiatan akademik selama 4 semester berturut-turut

7. UJIAN DAN PENILAIAN

a. Tujuan Ujian

Ujian diselenggarakan dengan tujuan untuk

  1. Menilai apakah mahasiswa sudah memahami atau menguasai bahan materi yang disajikan dalam suatu mata kuliah.
  2. Menilai apakah bahan mata kuliah yang disajikan sesuai dengan tujuan dan apakah cara penyajian sudah cukup baik, sehingga mahasiswa dapat memahami mata kuliah

b. Jenis Ujian

1. Ujian Harian

Dilaksanakan sepenuhnya oleh dosen yang bersangkutan, baik secara lisan ataupun secara tertulis. Ujian harian ini merupakan komponen yang ikut menentukan nilai semester atau semester.

2. Ujian Mid Semester

Dapat dilakukan secara tertulis atau lisan, dilaksanakan oleh dosen yang bersangkutan dengan menggunakan jenis esai dan atau jenis ujian objektif.

3. Ujian Semester

Dilakukan secara tertulis, dilaksanakan oleh dosen yang bersangkutan dengan dibantu oleh suatu panitia yang diangkat oleh pimpinan (Rektor). Ujian semester hanya diberikan satu kali pada setiap semester. Mahasiswa yang berhalangan mengikuti ujian semester, diperkenankan mengikuti ujian susulan setelah mendapat izin tertulis dari Rektor.

4. Ujian dalam bentuk seminar

5. Ujian dalam bentuk pemberian tugas

6. Ujian dalam bentuk penulisan karangan

7. Ujian skripsi

Dilakukan oleh tim/panitia penguji. Semua ketentuan mengenai ujian komprehensif akan diatur dalam suatu peraturan tersendiri.

c. Penilaian Keberhasilan Studi

Keberhasilan studi mahasiswa dinilai dalam kelompok

Sangat baik : A

Baik        : B

Cukup       : C

Kurang      : D

Gagal       : E

Apabila mahasiswa belum menyelesaikan tugas sesuai dengan batas  waktu yang ditentukan nilai berubah menjadi E.

d. Pelaksanaan Penilaian

1. Pendekatan Penilaian

Pendekatan penilaian dapat menggunakan

a. Pendekatan Penilaian Acuan Patokan (PAP)

b. Pendekatan Penilaian Acuan Normal (PAN)

2. Propersi Penilaian

Kegiatan Bobot Nilai (%)
Mandiri/Paper 20
Ujian Harian 10
Ujian Mid 30
Ujian Akhir 50

FAKULTAS TEKNIK

Nilai Mata Kuliah yang ada syarat praktikum =

(75% x nilai Mata Kuliah) + (25% x nilai Praktikum) yang terdiri dari :

a. Nilai Mata Kuliah        = 75%

b. Nilai Praktikum            = 25%

c. Laporan Praktikum     = 30%

d. Ujian Praktikum           = 70%

contoh :

Nilai Mata Kuliah

a. Mandiri/paper  ; 80 = 20% x 80 = 16

b. Ujian Harian     ; 90 = 10% x 90 =   9

c. Ujian Mid           ; 70 = 30% x 70 = 21

d. Ujian Akhir        ; 80 = 50% x 80 = 40 +

               e. total                     ;                            = 86

Nilai Praktikum

a. Laporan                    ; 70 = 30% x 70 =  21

b. Ujian Praktikum       ; 80 = 70% x 80 =  56 +

c. Total                           ;                            =  77

Nilai mata kuliah          ; 75 % x 86 = 64,5

Nilai Praktikum            ; 25 % x 77 = 19,25

Nilai akhir untuk mata kuliah = 64,5 + 19,25 = 83,75 (Nilai A)

Pembobotan :

Nilai Mutlak

Nilai Relatif

Bobot

Makna Prestasi

76 – 100

A

4

Sangat Baik

66 – 75

B

3

Baik

56 – 65

C

2

Cukup

46 – 55

D

1

Kurang

≤  45

E

0

Sangat Kurang

e. Ukuran Keberhasilan Studi

Indeks Prestasi (IP)

Keberhasilan studi diukur berdasarkan Indeks Prestasi (IP)

Indeks Prestasi dihitung sebagai berikut :

IPKrumus

dimana :

K = Bobot prestasi masing-masing mata kuliah

N = Beban studi (sks) yang diambil

Indeks Prestasi (IP) terdiri dari :

1. Indeks Prestasi Tiap Semester (IPS); Indeks prestasi tiap semester (IPS) adalah indeks prestasi yang dihitung berdasarkan beban studi yang diambil tiap semester

2. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK); Indeks Prestasi Kumulatif adalah indeks prestasi yang dihitung berdasarkan beban studi diambil pada keseluruhan semester.

f. Kelulusan

a) Syarat kelulusan

  1. Telah menyelesaikan sejumlah kredit yang diwajibkan menurut kurikulum untuk jurusan/program studi masing-masing.
  2. IPK minimum 2,00
  3. Tidak ada nilai E
  4. Jumlah kredit mata kuliah dengan nilai D tidak lebih dari 15 % dari jumlah kredit yang diwajibkan untuk ditempuh.
  5. Lulus ujian skripsi

b) Predikat Kelulusan

1. Predikat kelulusan terdiri atas 3 tingkatan yaitu :

Memuaskan, sangat memuaskan, dan dengan pujian/cumlaude, yang dinyatakan pada transkrip.

2. Indeks Prestasi Kumulatif sebagai dasar penentuan predikat kelulusan Program Sarjana adalah :

    (a) IPK  2,00 - 2,75     Memuaskan
    (b) IPK 2,76 - 3,50     Sangat memuaskan
    (c) IPK 3,51 - 4,00     Dengan pujian/Cumlaude

Predikat kelulusan untuk cumlaude ditentukan juga dengan memperhatikan masa studi maksimum yaitu n tahun ( masa studi minimum) + 1 tahun untuk Program Sarjana.

g. Perbaikan Nilai

a. Mahasiswa diperkenankan memperbaiki nilai dengan terlebih dahulu mengisi KRS dan menempuh kuliah

b. Nilai yang ditetapkan didasarkan pada nilai tertinggi dari nilai mata kuliah yang diperbaiki dan nilai sebelumnya.

h. Ujian AKhir Program

Sebelum ujian akhir program dilaksanakan mahasiwa Universitas Tridinanti Palembang terlebih dahulu diwajibkan membuat/menyusun skripsi.

  1. Ujian akhir program berbentuk ujian skripsi
  2. Ujian akhir diselenggarakan oleh satu panitia yang diangkat oleh SK Rektor atau Dekan atas nama Rektor
  3. Tim penguji terdiri dari minimal 3 orang, maksimal 5 orang
  4. Komposisi Tim Penguji :

Ketua Penguji          : Pembimbing Utama

Anggota Penguji     : Pembimbing Pembantu dan penguji lain yang diangkat.