HUBUNGAN KEMAMPUAN MEMBACA KRITIS DENGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA

Falina Noor Amalia, Nyayu Lulu Nadya

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan antara kemampuan membaca kritis dengan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Subjek penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester II Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Tridinanti Palembang yang berjumlah 20 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah soal uraian kemampuan membaca kritis dan soal uraian kemampuan berpikir kritis. Soal untuk mengukur kemampuan membaca kritis terdiri dari pertanyaan literal, pertanyaan inferensial, pertanyaan interpretatif/integratif, dan pertanyaan evaluatif. Kemampuan berpikir kritis berisi penjelasan sederhana, keterampilan dasar, menyimpulkan, penjelasan lanjut, dan strategi/taktik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat kekritisan yang tinggi dalam membaca. Sebanyak 75% masuk dalam kategori tinggi, sedangkan sisanya sebanyak 25% masuk dalam kategori sedang. Untuk hasil tes kemampuan berpikir kritis, terdapat 60% mahasiswa yang masuk dalam kategori berpikir kritis tinggi. Penghitungan dilakukan dengan menggunakan rumus korelasi product moment yang didapat bahwa hasil rhitung = 0,53 yang lebih besar dari hasil rtabel = 0,374 dan dari hasil tersebut dapat dinyatakan bahwa hubungan antara kemampuan membaca kritis terhadap kemampuan berpikir kritis. Ditemukan pula kontribusi berpikir kritis 28% terhadap membaca kritis. Hal ini berarti terdapat 72% faktor lain yang juga memengaruhi kemampuan membaca kritis seseorang.

Kata kunci: korelasi, membaca kritis, berpikir kritis.


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.52333%2Fdidactique.v1i2.659

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


   

 

 

Alamat Redaksi

Kantor Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP Universitas Tridinanti Palembang

Jalan Kapten Marzuki No.2446 Kamboja, Palembang 30129

Telp. (0711) 369751

Email: didactiquebahasa@gmail.com